Sukabumi – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan guna mempercepat pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan pembangunan rumah relokasi bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu strategi utama dalam memenuhi kebutuhan hunian yang layak bagi masyarakat, terutama bagi warga yang terdampak bencana maupun yang masih menempati rumah dengan kondisi tidak layak huni.
Menurutnya, keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah daerah menjadi tantangan yang harus dihadapi melalui penguatan kerja sama dengan berbagai pihak. Karena itu, Disperkim terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), lembaga kemasyarakatan, serta berbagai mitra pembangunan lainnya.
“Kolaborasi menjadi kunci agar program penyediaan rumah layak huni dapat berjalan lebih cepat dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Dengan sinergi seluruh pihak, proses pembangunan maupun relokasi dapat dilaksanakan secara lebih efektif,” ujarnya.
Selain mempercepat pembangunan rumah relokasi bagi korban bencana, Disperkim juga terus mengoptimalkan pelaksanaan program Rutilahu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan permukiman serta kesejahteraan masyarakat.
Program tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat melalui penyediaan hunian yang memenuhi standar kelayakan, sekaligus mendukung percepatan pemulihan pascabencana di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.
Disperkim Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus membangun koordinasi dan memperluas kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan sehingga target pembangunan rumah layak huni dapat tercapai secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap program penanganan Rutilahu dan pembangunan rumah relokasi dapat mempercepat peningkatan kualitas permukiman, memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.
