Sukabumi – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi memperkenalkan inovasi pelayanan Sipandu kepada masyarakat dalam gelaran Sukabumi Expo untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156.
Kehadiran stan DPMPTSP tidak hanya menyediakan layanan perizinan dan nonperizinan, tetapi juga menjadi sarana untuk menyosialisasikan berbagai inovasi yang dirancang guna mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, menjelaskan bahwa Sipandu merupakan salah satu inovasi yang dikembangkan untuk mendukung kemudahan akses masyarakat terhadap sistem pelayanan yang tersedia.
“Sipandu itu salah satu bagian dari inovasi kita untuk memberikan layanan kepada masyarakat,” ujar Dede.
Menurutnya, pengenalan Sipandu di stan Sukabumi Expo diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya para pemohon, agar lebih mudah mengetahui dan mengakses sistem pelayanan DPMPTSP.
“Ini akan memudahkan untuk para pemohon bisa langsung mengakses ke sistem Sipandu ini,” katanya.
Selain memperkenalkan Sipandu, DPMPTSP Kabupaten Sukabumi juga membuka kesempatan bagi pengunjung untuk berkonsultasi mengenai layanan perizinan maupun nonperizinan. Masyarakat dan pelaku usaha dapat memperoleh informasi serta pendampingan dalam mengakses sistem pelayanan, termasuk melalui Online Single Submission (OSS) dan Si Laut Kidul.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya DPMPTSP untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses pengurusan perizinan usaha.
Dede menegaskan bahwa kemudahan pelayanan menjadi salah satu komitmen instansinya dalam mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Sukabumi.
“Intinya kita ingin mewujudkan Sukabumi Mubarokah dengan ramah investasi dan mudah berusaha,” ungkapnya.
Melalui momentum HJKS ke-156, DPMPTSP berharap masyarakat semakin mengenal berbagai layanan dan inovasi yang dapat dimanfaatkan ketika mengurus perizinan. Dengan demikian, Sukabumi Expo tidak hanya menjadi ajang promosi potensi daerah, tetapi juga menjadi sarana bagi pemerintah untuk memperluas akses informasi dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Pengenalan inovasi Sipandu tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat upaya Kabupaten Sukabumi dalam menciptakan lingkungan usaha yang lebih mudah diakses oleh masyarakat dan pelaku usaha.
