Sukabumi – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi terus mengoptimalkan upaya pencapaian target investasi tahun 2026 sebesar Rp4,99 triliun atau sekitar Rp5 triliun. Hingga semester pertama 2026, realisasi investasi di Kabupaten Sukabumi tercatat telah mencapai sekitar Rp2,8 triliun.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi modal optimisme untuk mengejar target investasi hingga akhir tahun. Pihaknya berkomitmen memperkuat pelayanan perizinan dan menciptakan iklim usaha yang ramah bagi investor maupun pelaku usaha.

“Kita diberikan target untuk tahun 2026 ini Rp5 triliun. Kita harapkan sampai dengan akhir tahun bisa tercapai,” ujar Dede.

Menurutnya, pencapaian target investasi tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, dan membantu kebutuhan masyarakat serta pelaku usaha. Karena itu, DPMPTSP terus mendorong peningkatan kualitas layanan perizinan dan nonperizinan.

Komitmen tersebut juga ditunjukkan melalui kehadiran stan pelayanan DPMPTSP dalam kegiatan Sukabumi Expo pada momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156. Melalui stan tersebut, masyarakat dan pelaku usaha dapat berkonsultasi serta memperoleh pendampingan dalam proses pengajuan perizinan.

Layanan yang tersedia mencakup pendampingan melalui sistem Online Single Submission (OSS) dan Si Laut Kidul. Selain itu, DPMPTSP memperkenalkan Si Pandu sebagai salah satu inovasi untuk memudahkan pemohon mengakses sistem pelayanan yang tersedia.

Dede menegaskan, upaya mendorong investasi merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Sukabumi Mubarokah melalui iklim investasi yang sehat dan kemudahan berusaha.

Dengan realisasi investasi yang telah mencapai sekitar Rp2,8 triliun pada semester pertama 2026, DPMPTSP Kabupaten Sukabumi berharap tren positif tersebut dapat terus berlanjut sehingga target investasi sekitar Rp5 triliun dapat tercapai hingga akhir tahun.

Peningkatan investasi diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang usaha, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi.