RAGAM BAHASA – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Pelabuhan II, tepatnya di Kilometer 16, Kampung Girijaya, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (12/9/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB tersebut mengakibatkan dua pelajar sekolah menengah pertama (SMP) meninggal dunia. Kedua korban diketahui masih berusia 14 tahun.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, IPDA Wangsit Edi Wibowo, mengatakan kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Petugas telah mengamankan dua sepeda motor yang diduga terlibat dalam kejadian.
“Kita mengamankan dua unit kendaraan roda dua yang diduga terlibat kecelakaan di lokasi tersebut,” ujar Wangsit, Minggu (13/9/2026).
Kedua kendaraan tersebut yakni Honda Beat bernomor polisi F 3356 TM yang dikendarai MR (14), pelajar asal Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar. MR saat itu membonceng ARTJ (14), yang juga merupakan pelajar dan warga Desa Bojongkembar.
Sementara sepeda motor lainnya adalah Honda Beat dengan nomor polisi F 6281 OY yang dikendarai RR (25), seorang karyawan asal Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, kecelakaan terjadi di ruas jalan beraspal yang kondisinya lurus dan kering. Arus kendaraan saat kejadian disebut berjalan lancar dan terdapat marka jalan di ruas tersebut.
Namun, kondisi penerangan di lokasi menjadi salah satu perhatian petugas karena tidak terdapat lampu penerangan jalan umum (PJU). Kondisi sekitar yang gelap berada di kawasan yang terdapat permukiman warga.
Meski demikian, kepolisian belum menyimpulkan penyebab maupun kronologi pasti kecelakaan. Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi masih melakukan pendalaman, termasuk mencari keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi.
Petugas juga tengah menelusuri kemungkinan adanya kamera pengawas atau CCTV milik warga maupun fasilitas lain di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu mengungkap rangkaian kecelakaan tersebut.
Dua Korban Meninggal Dunia
Kecelakaan tersebut menyebabkan dua pelajar yang berada di salah satu sepeda motor meninggal dunia.
ARTJ mengalami sejumlah luka berat, di antaranya patah pada bagian leher, fraktur rahang bawah, luka robek pada bibir, serta cedera kepala serius. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara MR sempat mendapatkan penanganan medis setelah mengalami luka lecet pada kaki kanan, luka robek di bagian dahi, lebam pada mata kanan, serta cedera pada leher.
Namun, kondisi MR tidak dapat diselamatkan. Pelajar tersebut akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Sekarwangi, Cibadak.
Hingga Minggu (13/9/2026), kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab dan kronologi kecelakaan yang menewaskan dua pelajar tersebut.
(Egol)
