Sukabumi – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 menjadi momentum bagi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengatakan pembangunan jalan, jaringan irigasi hingga konektivitas antarwilayah menjadi bagian penting dalam menopang aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi daerah.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik. Kondisi jalan yang memadai serta jaringan irigasi yang berfungsi optimal memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, kegiatan ekonomi hingga pengembangan sektor pariwisata.
Luas wilayah Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu tantangan dalam penyediaan dan peningkatan kualitas infrastruktur. Jaringan jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten mencapai sekitar 1.347,5 kilometer. Kondisi tersebut membuat peningkatan kemantapan jalan membutuhkan dukungan anggaran serta strategi penanganan yang tidak hanya mengandalkan kemampuan fiskal daerah.
Salah satu upaya yang dilakukan Dinas PU yakni mengusulkan dukungan pemerintah pusat melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).
“Untuk mengejar target kemantapan jalan 62,41 persen pada 2025, kami mengusulkan penanganan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD),” kata Uus.
Usulan tersebut mencakup lima koridor prioritas, yaitu Bagbagan–Tegalbuleud, Sagaranten–Curugkembar, Jampangkulon–Ciguyang, Parungkuda–Kalapanunggal–Cianten–Tenjoayu, serta Sukaraja–Cireunghas–Gegerbitung.
Pengajuan dukungan kepada pemerintah pusat tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung berbagai program pembangunan strategis di Kabupaten Sukabumi.
Selain jalan, Dinas PU juga memberikan perhatian terhadap kondisi jaringan irigasi. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki peranan penting dalam menjaga produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Data Dinas PU mencatat terdapat 86 daerah irigasi yang terdampak bencana alam sepanjang 2024 dan 2025. Penanganannya tersebar di sejumlah wilayah pelayanan, di antaranya Jampangtengah, Jampangkulon, Palabuhanratu, Ciemas, Cicurug, Sagaranten, Cibadak dan Sukabumi.
Uus berharap dukungan terhadap pembangunan infrastruktur pelayanan dasar dan sarana penunjang perekonomian dapat mempercepat penanganan berbagai kebutuhan masyarakat.
“Harapannya, perbaikan infrastruktur pelayanan dasar dan penunjang perekonomian ini bisa segera tertangani agar terwujud Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah,” ujar Uus.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Yana Suryana, berharap momentum HJKS ke-156 dapat semakin memperkuat dukungan seluruh pihak terhadap program pembangunan infrastruktur yang dijalankan pemerintah daerah.
“Di momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 ini, kami berharap seluruh program pembangunan, khususnya di bidang kebinamargaan, mendapat dukungan dari semua pihak sehingga dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutur Yana.
Ia menjelaskan, keberadaan jalan dan jembatan memiliki fungsi strategis karena berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Jalan dan jembatan merupakan bagian penting dalam membuka konektivitas, memperlancar mobilitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” paparnya.
Yana menegaskan pembangunan infrastruktur membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Menurutnya, pemerintah tidak dapat menjalankan seluruh program pembangunan secara sendiri tanpa dukungan masyarakat maupun para pemangku kepentingan lainnya.
“Kami tentunya tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program yang telah digulirkan dapat terlaksana dengan baik,” lanjut Yana.
Memasuki usia Kabupaten Sukabumi yang ke-156, Yana berharap semangat kebersamaan dapat menjadi kekuatan untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Di usia Kabupaten Sukabumi yang ke-156 ini, semoga pembangunan semakin maju, masyarakat semakin sejahtera dan Kabupaten Sukabumi semakin mampu mewujudkan Sukabumi Mubarakah,” pungkasnya.
Bagi Dinas PU Kabupaten Sukabumi, peringatan HJKS ke-156 tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan daerah. Lebih dari itu, peringatan tersebut menjadi pengingat atas tantangan pembangunan ke depan, mulai dari peningkatan kualitas jalan dan jembatan, menjaga fungsi jaringan irigasi, memperkuat konektivitas antarwilayah hingga memastikan pembangunan infrastruktur memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat.
