Imam Besar Utah Lolos dari Penembakan di Bulan Ramadan, Mobil Diberondong Peluru
SALT LAKE CITY – Insiden mengerikan menimpa seorang tokoh Muslim terkemuka di Utah, Amerika Serikat (AS), di tengah suasana bulan suci Ramadan. Shuaib Din, imam Islamic Centre Utah, menjadi sasaran penembakan oleh pria bertopeng di luar rumahnya pada Senin (23/2/2026) malam waktu setempat.
### Kronologi Penyerangan
Penembakan terjadi di pinggiran Salt Lake City saat Imam Din hendak berangkat menuju masjid untuk melaksanakan shalat Maghrib setelah berbuka puasa bersama keluarganya.
  • Penyergapan: Seorang pria mengenakan masker dan hoodie sudah menunggu di dalam mobil di luar rumah sang Imam.
  • Tembakan Pertama: Saat Din keluar dari garasi, pelaku keluar dari mobilnya dan melepaskan beberapa tembakan sebelum sempat melarikan diri.
  • Serangan Kedua: Setelah Din menghubungi layanan darurat dan mencoba mencatat pelat nomor, pelaku justru kembali dan memberondong kendaraan Din dengan sedikitnya delapan tembakan tambahan.
Meskipun peluru mengenai kaca depan, kursi depan, dan kursi belakang mobil, Imam Din dilaporkan selamat tanpa luka sedikit pun.
Target yang Terencana
Imam Din meyakini bahwa serangan ini telah direncanakan dengan matang. Ia menduga pelaku telah mengintai pola hidupnya sehari-hari.
“Dia tahu rumah saya, tahu mobil saya, dan tahu jadwal saya,” ungkap Din kepada The Salt Lake Tribune.
Penyelidikan dan Perburuan Pelaku
Hingga saat ini, polisi belum berhasil menangkap tersangka. Pihak berwenang telah merilis ciri-ciri kendaraan terduga pelaku:
  • Jenis: Mobil penumpang berwarna putih.
  • Ciri Khusus: Terdapat kerusakan atau bagian yang terlepas di bawah bumper depan sisi penumpang.
Wali Kota Sandy, Monica Zoltanski, menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ini, terutama karena terjadi di bulan Ramadan yang seharusnya menjadi waktu bagi kedamaian dan refleksi.
Reaksi Komunitas dan CAIR
Dewan Hubungan Amerika–Islam (CAIR) mengecam keras serangan ini dan menduga adanya motif kejahatan kebencian (hate crime). Sebagai langkah tegas, CAIR menawarkan:
  1. Imbalan USD 5.000 (sekitar Rp78 juta) bagi siapa pun yang memberikan informasi hingga penangkapan pelaku.
  2. Desakan peningkatan perlindungan polisi bagi Imam Din dan komunitas Muslim setempat.
Pihak Islamic Centre Utah juga mengonfirmasi akan memperketat standar keamanan di area masjid guna menjamin keselamatan jamaah selama sisa bulan Ramadan.