RAGAM BAHASA– Sutradara horor kenamaan Mike Flanagan kembali mencuri perhatian publik. Kali ini bukan lewat kisah horor yang menyayat emosi, melainkan karena berhasil mencatatkan namanya dalam Guinness World Record berkat jumlah jump scare terbanyak dalam satu episode serial televisi.
Rekor tersebut diraih melalui serial Netflix The Midnight Club, tepatnya pada episode pertama. Dalam durasi kurang dari satu jam, episode tersebut menghadirkan 21 adegan jump scare, yang berarti penonton dibuat terkejut hampir setiap dua hingga tiga menit.
Rekor yang Lahir dari Rasa Jenuh
Menariknya, pencapaian ini justru berangkat dari rasa frustrasi Flanagan terhadap tuntutan industri. Selama bertahun-tahun, ia mengaku kerap diminta untuk menambahkan lebih banyak adegan kejut dalam proyek-proyek horornya. Padahal, gaya khas Flanagan dikenal mengandalkan pendekatan slow burn — membangun atmosfer mencekam secara perlahan dan emosional.
Alih-alih menolak mentah-mentah, Flanagan memilih “menjawab” permintaan tersebut dengan cara ekstrem namun elegan: mengemas puluhan jump scare dalam satu episode hingga memecahkan rekor dunia. Langkah ini sekaligus menjadi pernyataan kreatif bahwa ia mampu melakukannya, tetapi tetap lebih memilih kekuatan cerita sebagai fondasi utama horor.
Sebelumnya, Flanagan juga sukses lewat serial seperti The Haunting of Hill House dan Midnight Mass, yang dikenal kuat secara psikologis dan emosional.
Sinopsis: Horor Sarat Makna
Meski episode perdananya dipenuhi adegan mengejutkan, The Midnight Club sejatinya menyuguhkan cerita yang dalam dan menyentuh. Serial ini berlatar di Brightcliffe Home, sebuah fasilitas perawatan bagi remaja dengan penyakit terminal.
Di tempat tersebut, delapan pasien muda membentuk kelompok rahasia bernama Midnight Club. Setiap malam tepat pukul 12, mereka berkumpul untuk berbagi cerita horor. Namun, mereka memiliki satu perjanjian menyeramkan: siapa pun yang meninggal lebih dulu harus berusaha mengirimkan tanda dari alam baka kepada anggota yang masih hidup.
Ketika salah satu dari mereka benar-benar wafat, kejadian ganjil mulai menghantui Brightcliffe. Batas antara cerita fiksi dan kenyataan pun semakin kabur. Serial ini bukan hanya tentang hantu, tetapi juga tentang persahabatan, harapan, dan ketakutan terbesar manusia—kematian.
Berakhir Tanpa Musim Kedua
Meski mendapatkan perhatian luas dan basis penggemar yang solid, Netflix memutuskan tidak melanjutkan serial ini ke musim kedua. Tak lama setelah itu, Mike Flanagan dikabarkan beralih kerja sama dengan studio lain untuk proyek-proyek berikutnya.
Walau begitu, serial ini tetap dikenang sebagai salah satu eksperimen horor paling unik di platform streaming—sebuah perpaduan antara rekor dunia dan drama emosional yang membekas.
(NAUVAL)
