RAGAM BAHASA– Bangunan SD Inpres Oepula yang berada di Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), ambruk saat tiga siswa berteduh dari hujan. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan satu siswa meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Desa Nifukani, Markus Nabu, mengatakan kejadian itu berlangsung secara tiba-tiba ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Ketiga siswa yang sedang berada di sekitar sekolah memilih berteduh di bangunan yang sudah lama tidak digunakan.
“Bangunan itu memang sudah dalam kondisi memprihatinkan. Saat hujan deras, tiba-tiba roboh dan menimpa anak-anak yang sedang berteduh di sana,” ujar Markus saat dikonfirmasi, Jumat (20/3/2026).
Korban yang meninggal dunia diketahui langsung dievakuasi warga ke rumah duka. Sementara dua siswa lainnya yang mengalami luka segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Yohanes Kefi, mengungkapkan pihaknya tengah melakukan pendataan dan investigasi terkait kondisi bangunan sekolah tersebut. Ia mengakui bahwa sejumlah bangunan sekolah di wilayah TTS memang sudah tua dan membutuhkan perbaikan segera.
“Kami akan segera mengecek seluruh kondisi sekolah, khususnya bangunan yang sudah tidak layak pakai. Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi kami agar tidak terulang,” katanya.
Di sisi lain, Kapolsek Amanuban Barat, Ipda Petrus Tualaka, menyebutkan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Kami masih menyelidiki penyebab pasti ambruknya bangunan tersebut, termasuk apakah ada faktor kelalaian atau murni karena kondisi bangunan yang sudah rapuh,” jelasnya.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kerusakan infrastruktur pendidikan di wilayah terpencil. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki bangunan sekolah yang dinilai berisiko, demi keselamatan para siswa.
(FIKRI)
