Sukabumi – Ambruknya satu ruang kelas di SDN Batununggul, Desa Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Peristiwa tersebut terjadi akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk.

Akibat kejadian itu, sebanyak 18 siswa terpaksa tidak dapat menggunakan ruang kelas dan sementara waktu mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang perpustakaan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menjelaskan bahwa perbaikan sekolah tersebut sebenarnya telah direncanakan sebelumnya. Dari tiga ruang kelas yang diajukan untuk diperbaiki, dua di antaranya sudah direalisasikan melalui anggaran daerah.

“Satu ruangan lainnya memang belum sempat diperbaiki karena keterbatasan anggaran, namun sudah masuk dalam program prioritas dan akan segera ditangani,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menambahkan, proses pembangunan dilakukan secara bertahap. Namun, ruang kelas yang belum diperbaiki tersebut lebih dulu mengalami kerusakan hingga akhirnya ambruk.

Meski demikian, Disdik menegaskan komitmennya untuk menuntaskan seluruh perbaikan ruang kelas yang rusak agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga mengimbau seluruh sekolah di Kabupaten Sukabumi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi bangunan, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih terjadi.

Kepala sekolah diminta segera mengambil langkah antisipatif apabila terdapat ruang yang dinilai berisiko, termasuk dengan menghentikan sementara penggunaannya demi keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jika ada bangunan yang membahayakan, sebaiknya tidak digunakan terlebih dahulu,” tegasnya.