RAGAM BAHASA-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Ciemas, Kabupaten Sukabumi, untuk sementara waktu tidak lagi berjalan. Keputusan ini diambil setelah tidak tercapainya kesepakatan antara pihak sekolah dengan penyelenggara program terkait mekanisme penyaluran.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Mubarokah Ciwaru 1 mengonfirmasi bahwa penghentian dilakukan usai beberapa kali dialog dengan pihak sekolah. Dalam pertemuan tersebut, guru dan staf menyampaikan keinginan untuk tidak lagi terlibat dalam proses distribusi program MBG.
Kepala SPPG Al-Mubarokah Ciwaru 1, Ernawati, menyebutkan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap sikap pihak sekolah. Ia menjelaskan, komunikasi telah dilakukan berulang kali, namun belum menemukan titik temu yang disepakati bersama.
Menurutnya, langkah ini juga merujuk pada arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN) tingkat Kabupaten Sukabumi, yang meminta agar program tidak dipaksakan kepada pihak yang belum siap atau tidak bersedia menjalankannya.
“Distribusi dihentikan sementara sambil menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak sekolah,” ujarnya.
Sebelumnya, melalui surat resmi yang ditujukan kepada SPPG, komite sekolah, serta ditembuskan ke Dinas Pendidikan Jawa Barat, SMAN 1 Ciemas menyatakan mundur dari keterlibatan dalam program MBG sejak 31 Maret 2026.
Pihak sekolah menilai keterlibatan dalam distribusi program tersebut telah menyita waktu dan energi tenaga pendidik, sehingga dikhawatirkan mengganggu fokus utama mereka dalam kegiatan belajar mengajar. Selain itu, keputusan tersebut juga diambil untuk menghindari berbagai isu dan tudingan yang dinilai dapat merugikan guru dan staf.
Hingga kini, kelanjutan program MBG di SMAN 1 Ciemas masih menunggu kejelasan lebih lanjut, sembari membuka kemungkinan adanya solusi baru yang dapat diterima semua pihak.
(EGOL)
