Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menangani ambruknya Jembatan Linggamanik di Desa Nanggerang, Kecamatan Jampangtengah. Pasca insiden yang terjadi akibat tergerus aliran Sungai Cikurutug, Bupati Sukabumi Asep Japar langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi untuk segera melakukan penanganan dan percepatan pembangunan kembali jembatan tersebut.
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim khusus yang terdiri dari unsur pejabat dan tenaga teknis guna melakukan peninjauan lapangan serta kajian teknis terkait pembangunan ulang jembatan.
Menurut Uus, Jembatan Linggamanik merupakan akses vital penghubung Kecamatan Jampangtengah dengan Kecamatan Purabaya yang selama ini digunakan masyarakat untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas harian.
“Penanganan jembatan ini menjadi prioritas pemerintah daerah dan akan segera direalisasikan. Kami pastikan prosesnya dipercepat karena jalur ini sangat penting bagi masyarakat,” ujar Uus, Rabu (23/4/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan akan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dialokasikan kepada Dinas PU sebagai pelaksana teknis. Saat ini, proses perencanaan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu minggu sebelum masuk tahap administrasi dan pengadaan.
Setelah seluruh tahapan administrasi rampung, proses konstruksi diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan. Dengan skema percepatan tersebut, pembangunan Jembatan Linggamanik ditargetkan selesai dalam kurun waktu dua hingga dua setengah bulan.
“Kalau seluruh tahapan berjalan lancar, insyaallah dalam dua sampai dua setengah bulan jembatan ini sudah bisa kembali dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.
Selama proses pembangunan berlangsung, pemerintah daerah mengimbau masyarakat menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan. Kendaraan roda empat diarahkan melintas melalui jalur Penumbangan, sementara pejalan kaki dapat menggunakan jembatan gantung yang berada tidak jauh dari lokasi jembatan ambruk.
DPU juga meminta masyarakat tetap berhati-hati saat melintas di jalur sementara, terutama bagi anak-anak yang menggunakan akses tersebut tanpa pendampingan.
Sebelumnya, penanganan darurat di lokasi sempat dilakukan oleh BPBD Kabupaten Sukabumi. Namun karena pembangunan jembatan memerlukan proses konstruksi lanjutan, penanganan sepenuhnya kini dilaksanakan oleh Dinas PU Kabupaten Sukabumi.
Pemerintah berharap percepatan pembangunan Jembatan Linggamanik dapat segera memulihkan aktivitas masyarakat dan mendukung kembali konektivitas wilayah di Kecamatan Jampangtengah dan sekitarnya.
