RAGAM BAHASA– Kabar duka menyelimuti dunia kepramukaan Kabupaten Tangerang setelah Herman Sulistyo (71), yang akrab disapa Kak Herman, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Serang KM 11, Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa. Peristiwa yang diduga merupakan kasus tabrak lari itu kini tengah didalami aparat kepolisian.
Kak Herman dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan kepramukaan dan pembinaan generasi muda di wilayah Tangerang. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan, dan komunitas Pramuka yang selama ini mengenalnya.
Kepala Unit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang, IPTU Rudi Hartono, mengatakan pihaknya masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
“Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi. Selain itu, rekaman kamera pengawas di jalur yang dilalui korban juga sedang kami telusuri untuk mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat,” ujar Rudi kepada wartawan, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh agar penyebab pasti kecelakaan dapat diketahui dan pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang, Dedi Supriyadi, mengaku sangat kehilangan atas wafatnya Kak Herman. Ia menyebut almarhum sebagai figur yang memiliki dedikasi tinggi dalam pembinaan karakter generasi muda.
“Kak Herman adalah sosok yang penuh semangat dan pengabdian. Beliau selama puluhan tahun aktif mendampingi kegiatan kepramukaan serta menjadi teladan bagi para anggota Pramuka. Kami merasa kehilangan sosok yang sangat berjasa,” kata Dedi.
Pihak keluarga berharap kasus tersebut dapat segera terungkap sehingga penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa Kak Herman menjadi jelas. Hingga kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk melapor kepada pihak berwenang.
Jenazah Herman Sulistyo telah dimakamkan oleh keluarga setelah sebelumnya mendapatkan penanganan medis. Sejumlah anggota Pramuka dan masyarakat turut hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
(FIKRI)
