RAGAM BAHASA– Seorang remaja berusia 19 tahun bernama Thomas Julius Kristianto meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh empat orang temannya di Surabaya. Empat pelaku yang berinisial CJF, AAY, KVRL, dan RU telah diamankan oleh jajaran Polrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto membenarkan penangkapan terhadap para terduga pelaku. Polisi saat ini masih mendalami motif dan kronologi lengkap peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan nyawa tersebut.
“Ya benar sudah diamankan empat orang pelaku,” ujar AKP Hadi Ismanto.
Peristiwa ini kembali menyoroti maraknya tindak kekerasan yang melibatkan kalangan remaja dan anak muda. Kriminolog Universitas Airlangga, Dr. Budi Santoso, menilai kasus pengeroyokan sering kali dipicu oleh emosi sesaat yang berkembang menjadi tindakan brutal ketika dilakukan secara berkelompok.
“Fenomena kekerasan kelompok di kalangan remaja perlu menjadi perhatian serius. Dalam banyak kasus, pelaku terdorong oleh solidaritas kelompok yang keliru sehingga kehilangan kontrol terhadap dampak perbuatannya,” kata Budi saat dimintai tanggapan, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial. Pendidikan mengenai penyelesaian konflik tanpa kekerasan perlu terus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang.
Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Jawa Timur, Siti Rahmawati, mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap pergaulan remaja. Ia menilai meningkatnya kasus kekerasan antarteman menunjukkan adanya persoalan dalam pengendalian emosi dan pola interaksi sosial generasi muda.
“Kami mengimbau para orang tua untuk lebih aktif memantau aktivitas dan lingkungan pergaulan anak. Komunikasi yang baik di dalam keluarga menjadi salah satu kunci mencegah perilaku agresif yang berujung pada tindak pidana,” ujarnya.
Hingga kini, penyidik Polrestabes Surabaya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap keempat pelaku serta mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk mengungkap secara jelas rangkaian kejadian yang menyebabkan tewasnya Thomas Julius Kristianto. Polisi juga memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
(FIKRI)
