Ilustrasi tenggelam terseret ombak.(Sumber AI)

RAGAM BAHASA — Suasana liburan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berubah menjadi kepanikan di Pantai Karangnaya, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Senin (17/8/2026) pagi.

Seorang pemuda berusia 22 tahun, Ahmad Nadif Fadilah, dilaporkan hilang setelah terseret arus laut ketika berenang di kawasan pantai tersebut.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat kejadian, Ahmad bersama tiga rekannya tengah berenang di sekitar pesisir Pantai Karangnaya. Mereka kemudian berusaha kembali menuju daratan.

Namun, kondisi laut berubah secara tiba-tiba. Gelombang besar menerjang rombongan tersebut dan membuat mereka kesulitan mencapai tepian.

Tiga orang teman Ahmad berhasil keluar dari air dan menyelamatkan diri. Sementara Ahmad yang berada di bagian lebih luar terseret arus kuat menuju tengah laut hingga akhirnya tidak lagi terlihat.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan korban bersama rombongannya telah berada di kawasan pantai sejak Minggu (16/8/2026) malam. Mereka tiba sekitar pukul 20.00 WIB dan bermalam di bale-bale yang berada di sekitar lokasi wisata.

Setelah menerima laporan kejadian, personel Basarnas Pos SAR Sukabumi bersama tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Upaya pencarian dilakukan melalui dua metode, yakni penyisiran dari darat di sepanjang garis pantai serta pemantauan menggunakan manuver perahu di sekitar lokasi terakhir korban diketahui berada.

Meski pencarian telah dilakukan secara intensif, Ahmad Nadif Fadilah hingga Senin masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dengan menyisir area perairan dan pesisir Pantai Karangnaya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi wisatawan agar tidak mengabaikan kondisi gelombang dan arus laut saat beraktivitas di kawasan pantai, terlebih ketika kondisi cuaca dan perairan tidak bersahabat.

Hingga berita ini ditulis, korban masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

(Egol)