Fatimah Azzahra dan Keberanian Bersuara: Dari Mimbar Orasi hingga BEM UI (Sumber : Instagram/@fathimahzzhr)

RAGAM BAHASA  – Kiprah Fatimah Azzahra di lingkungan Universitas Indonesia (UI) kian mencuri perhatian. Mahasiswi Program Sarjana Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) angkatan 2023 tersebut kini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) periode 2026.

Dalam kepengurusan tersebut, Fatimah mendampingi Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan. Penunjukan ini menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebagai mahasiswa yang aktif dalam organisasi, advokasi, hingga kegiatan akademik dan penelitian.

Meski menempuh pendidikan di bidang kedokteran, Fatimah dikenal aktif mengikuti berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat. Ia kerap menyampaikan pandangan terkait persoalan publik dengan karakter yang kritis dan tegas. Namun, pendekatannya tetap mengedepankan penyampaian yang lugas serta santun.

Perjalanan pendidikannya dimulai di Binakheir Islamic Elementary School pada 2011 hingga 2017. Setelah itu, Fatimah melanjutkan pendidikan di Binakheir Islamic Junior High School selama periode 2017–2020.

Jenjang pendidikan menengah atas kemudian ditempuhnya di SMA Negeri 3 Depok pada 2020–2023. Selepas lulus, ia berhasil masuk ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia melalui jalur Talent Scouting Program Kelas Khusus Internasional (KKI).

Berpengalaman di Berbagai Organisasi

Aktivitas organisasi bukan hal baru bagi Fatimah. Sebelum dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua BEM UI 2026, ia telah terlibat dalam sejumlah organisasi dan kegiatan kemahasiswaan.

Pada 2025, Fatimah menjabat sebagai Head of 2nd Commission Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Indonesia (DPM UI). Dalam perannya, ia terlibat dalam berbagai agenda kelembagaan, mulai dari penyusunan mekanisme fit and proper test, pembentukan panitia khusus untuk rancangan peraturan, hingga pengawalan proses demokrasi di lingkungan kampus.

Setahun sebelumnya, tepatnya pada 2024, Fatimah dipercaya memimpin CORE FKUI. Organisasi tersebut bergerak dalam kegiatan edukasi kesehatan jiwa bagi masyarakat.

Ia juga pernah mengemban tugas sebagai Project Officer Semarak Ramadhan FSI FKUI. Melalui peran tersebut, Fatimah bertanggung jawab dalam pengelolaan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang digelar selama bulan Ramadan.

Kemampuan berbicara di ruang publik turut menjadi salah satu pengalaman penting dalam perjalanan organisasinya. Pada 2025, Fatimah tampil sebagai orator dalam agenda bertajuk Independence of the Medical Profession.

Dalam forum tersebut, ia menyampaikan pandangan mahasiswa mengenai dunia profesi kedokteran dan sejumlah persoalan kebijakan kesehatan nasional di hadapan Dewan Guru Besar FKUI.

Aktif Berorganisasi, Tetap Berprestasi di Akademik

Kesibukan di berbagai organisasi tidak membuat Fatimah mengesampingkan aktivitas akademik. Ia juga mencatatkan prestasi di bidang penelitian.

Pada Mei 2025, Fatimah bersama tim risetnya berhasil meraih Juara 1 dalam kompetisi riset nasional The 17th Liver Update. Penelitian yang mereka kembangkan berkaitan dengan bidang hepatologi, cabang ilmu kedokteran yang mempelajari organ hati serta berbagai penyakit yang berkaitan dengannya.

Prestasi tersebut memperlihatkan perjalanan Fatimah yang tidak hanya berkutat di ruang organisasi dan advokasi mahasiswa. Ia juga aktif mengembangkan kemampuan akademik melalui penelitian.

Kini, dengan amanah sebagai Wakil Ketua BEM UI periode 2026, Fatimah Azzahra membawa bekal pengalaman organisasi, kemampuan advokasi, serta prestasi akademik dalam perjalanan barunya di salah satu organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia.

Perjalanan tersebut menjadi gambaran bagaimana aktivitas organisasi dan pencapaian akademik dapat berjalan beriringan, sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengambil peran lebih luas dalam menyuarakan berbagai persoalan publik.

(Egol)