Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus melakukan pembenahan infrastruktur jalan, khususnya di wilayah selatan. Salah satu ruas yang kini mendapat penanganan adalah Jalan Sagaranten-Cibuni melalui program rekonstruksi yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi.
Penanganan tersebut dilakukan pada sejumlah bagian jalan yang dinilai membutuhkan perbaikan berdasarkan kondisi di lapangan. Dalam pekerjaan kali ini, salah satu bentuk penanganan yang dilakukan berupa pengaspalan dengan panjang mencapai 450 meter.
Kepala UPTD Pekerjaan Umum (PU) Wilayah Sagaranten, Ami Amilia, S.E., mengatakan rekonstruksi Jalan Sagaranten-Cibuni merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026.
Menurut Ami, pekerjaan tersebut diarahkan untuk memperbaiki kondisi ruas jalan sekaligus menunjang kelancaran mobilitas masyarakat yang sehari-hari menggunakan jalur Sagaranten-Cibuni.
“Penanganan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Kami berharap setelah pekerjaan selesai, kondisi jalan menjadi lebih baik sehingga dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat,” ujar Ami kepada lingkarpena.id, Kamis (3/9/2026).
Ia menjelaskan, pekerjaan rekonstruksi dilaksanakan berdasarkan SPK Nomor 000.3.3/05/SPMK/RJ.53/DPU/2026. Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp925.828.377 dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender.
Pekerjaan rekonstruksi ruas tersebut dipercayakan kepada CV Raksa Diva Jagaraksa sebagai pelaksana kegiatan.
Adapun lokasi penanganan berada pada STA 2+450 sampai STA 2+900. Dari titik tersebut, total panjang jalan yang mendapatkan penanganan mencapai 450 meter.
“Untuk ruas Sagaranten-Cibuni, penanganannya berada di STA 2+450 sampai dengan STA 2+900, dengan panjang penanganan 450 meter,” jelas Ami.
Ami menambahkan, pelaksanaan pekerjaan akan terus dilakukan pengawasan agar setiap tahapan di lapangan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Pengawasan tersebut juga dilakukan untuk memastikan pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis yang menjadi acuan.
Menurutnya, kesesuaian antara pelaksanaan dan perencanaan menjadi hal penting agar hasil rekonstruksi dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.
Ami berharap seluruh rangkaian pekerjaan dapat berlangsung tanpa kendala dan selesai sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Selain memperbaiki kualitas jalan, penanganan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Harapannya seluruh pekerjaan dapat berjalan lancar, sesuai perencanaan dan spesifikasi teknis. Mudah-mudahan hasil rekonstruksi ini bisa memberikan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan kenyamanan masyarakat pengguna jalan Sagaranten-Cibuni,” pungkas Ami.
