SUKABUMI – Niat membantu warga memperbaiki pompa air berujung tragis bagi Iwan Setiawan (62), Ketua RT di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Ia meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur sedalam sekitar 23 meter, Selasa (29/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Nagrak Kaum RT 01/02, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, sekitar pukul 11.00 WIB.

Iwan diketahui datang ke rumah warga untuk memeriksa pompa air yang mengalami gangguan. Saat itu, air dari sumur tidak dapat naik sehingga pemilik rumah membutuhkan bantuan.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Winda Tri Sutrisno atau yang akrab disapa Miky, mengatakan korban dikenal sebagai sosok yang kerap membantu warga ketika mengalami kesulitan air.

Menurut keterangan pemilik rumah, korban diduga terjatuh saat berada di sekitar penutup sumur yang terbuat dari papan kayu dan kondisinya diperkirakan sudah lapuk.

“Pas ditinggalin, terdengar ada suara gujubar,” kata Miky

Pemilik rumah kemudian mengetahui korban telah jatuh ke dalam sumur. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung meminta bantuan petugas untuk melakukan evakuasi.

### Evakuasi Terkendala Ruang Sempit

Proses evakuasi melibatkan Tim Damkar Rescue bersama sejumlah unsur terkait. Petugas menghadapi kendala karena kondisi sumur yang sempit serta kedalamannya mencapai sekitar 23 meter.

Selain itu, proses pengangkatan korban membutuhkan teknik khusus karena bobot tubuh korban cukup berat.

“Ruangan sempit. Tali juga harus dibagi dua, karena untuk mengangkat korban lumayan berat,” ujar Miky.

Setelah berjibaku melakukan evakuasi, petugas akhirnya berhasil mengangkat korban sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban kemudian diperiksa oleh petugas Puskesmas Nagrak dan dinyatakan meninggal dunia. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulasaraan.

Sejumlah unsur turut terlibat dalam proses evakuasi, di antaranya Tim Damkar Rescue, Pemerintah Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Polsek Nagrak, Puskesmas Nagrak, PMI Kabupaten Sukabumi, URC PB Nagrak Selatan, serta warga setempat.

Peristiwa ini menjadi duka bagi warga sekitar. Iwan dikenal sebagai sosok yang ringan tangan membantu masyarakat, termasuk ketika warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

(Noval)