Sukabumi – Peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) 2026 dimaknai lebih dari sekadar agenda seremonial, melainkan sebagai momen penting untuk menegaskan peran strategis desa sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru. Mengusung tema “Bangun Desa untuk Indonesia Emas 2045”, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi menyatakan komitmennya mendukung pembangunan desa melalui penguatan investasi serta kemudahan layanan perizinan.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, menyampaikan bahwa desa memiliki potensi besar untuk mendorong perekonomian daerah apabila ditopang oleh iklim investasi yang kondusif serta sistem perizinan yang sederhana, cepat, dan transparan.
Ia menegaskan, saat ini desa tidak lagi ditempatkan sebagai objek pembangunan, melainkan menjadi aktor utama dalam pertumbuhan ekonomi. Karena itu, DPMPTSP berperan memastikan berbagai peluang usaha di desa memperoleh dukungan perizinan yang berpihak kepada masyarakat.
Menurut Dede, peringatan Hardesnas menjadi pengingat bahwa pembangunan ekonomi tidak harus terpusat di wilayah perkotaan. Kabupaten Sukabumi memiliki banyak desa dengan potensi unggulan di bidang pertanian, pariwisata, UMKM, hingga ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan dan menarik minat investor.
Dengan kemudahan berusaha di desa, lanjutnya, lapangan kerja akan tercipta di tingkat lokal sehingga mendorong terwujudnya desa yang mandiri dan berdaya saing. Untuk itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, perangkat daerah, dan pelaku usaha.
DPMPTSP, kata Dede, siap menjadi penghubung antara potensi desa dan dunia usaha melalui pendampingan perizinan serta promosi peluang investasi. Selain itu, penguatan digitalisasi layanan perizinan terus dilakukan agar masyarakat desa tidak terkendala jarak maupun birokrasi.
Melalui semangat Hardesnas 2026, DPMPTSP Kabupaten Sukabumi optimistis desa-desa di Sukabumi mampu berkembang menjadi pusat ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menjadi fondasi menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
