Sukabumi – Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi turut memperingati Hari Lahan Basah Sedunia yang diperingati setiap 2 Februari sebagai momentum untuk menegaskan pentingnya pelestarian lahan basah dalam mendukung pembangunan infrastruktur transportasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Peringatan Hari Lahan Basah Sedunia Tahun 2026 mengusung tema “Lahan Basah dan Pengetahuan Tradisional: Merayakan Warisan Budaya”. Tema tersebut menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan sarana prasarana transportasi dengan kelestarian ekosistem lahan basah sebagai penyangga lingkungan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Mubtadi Latip, menyampaikan bahwa pembangunan dan pengelolaan sistem transportasi harus senantiasa memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk keberadaan lahan basah yang memiliki fungsi strategis bagi keseimbangan alam.
Menurutnya, perencanaan transportasi yang terarah dan berwawasan lingkungan akan memberikan dampak positif terhadap keselamatan, kenyamanan pengguna jalan, serta keberlanjutan lingkungan hidup di Kabupaten Sukabumi.
Ia juga menegaskan komitmen Dishub Kabupaten Sukabumi untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur transportasi yang ramah lingkungan melalui perencanaan terintegrasi, pengendalian dampak lingkungan, serta sinergi dengan perangkat daerah terkait.
Melalui peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026 ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lahan basah sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.
