RAGAM BAHASA-Warga Kampung Cipanggulaan RT 04/01, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, digegerkan oleh penemuan seorang bayi laki-laki di area kebun bambu pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi masih hidup meski terbungkus kantong plastik hitam dan diletakkan di lokasi yang cukup sepi.
Kapolsek Parungkuda, AKP Rudi Hartono, mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga. “Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam keadaan hidup. Saat ini sudah kami bawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurut keterangan polisi, bayi diduga baru saja dilahirkan sebelum akhirnya ditinggalkan. Hal itu diperkuat dengan kondisi fisik bayi yang masih sangat lemah dan tali pusar yang diduga belum lama dipotong.
Sementara itu, Kepala Desa Kompa, Dedi Mulyadi, mengaku prihatin atas peristiwa tersebut. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mengambil keputusan ekstrem jika menghadapi persoalan keluarga atau ekonomi. “Kami berharap siapa pun orang tuanya bisa bertanggung jawab. Jika memang ada kesulitan, seharusnya bisa dikomunikasikan dengan aparat desa atau pihak terkait,” katanya.
Bidan Desa Kompa, Nurhayati, yang turut memeriksa kondisi awal bayi, menyebutkan bahwa bayi tersebut dalam kondisi stabil meski sempat mengalami kedinginan. “Berat badan normal untuk bayi baru lahir. Saat ditemukan memang suhu tubuhnya menurun, kemungkinan karena terpapar udara pagi cukup lama. Sekarang sudah ditangani dan dalam pengawasan,” jelasnya.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua yang tega meninggalkan bayi tersebut. Petugas juga mengumpulkan keterangan dari warga sekitar serta memeriksa kemungkinan adanya saksi yang melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi kejadian.
Bayi tersebut sementara waktu dirawat di fasilitas kesehatan sambil menunggu proses lebih lanjut dari pihak berwenang dan dinas sosial.
(FIKRI)
