Sukabumi – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi meninjau langsung kondisi salah satu ruang kelas di SMPN 3 Gegerbitung yang dilaporkan mengalami kerusakan dan dinilai cukup mengkhawatirkan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencari solusi menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Zetta Nusantara Putra, mengatakan bahwa memang terdapat satu ruang kelas yang kondisinya memerlukan perhatian serius.
“Memang benar ada satu ruang kelas di SMPN 3 Gegerbitung yang kondisinya mengkhawatirkan,” ujar Zetta saat meninjau langsung lokasi, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, menjelang pelaksanaan SPMB tahun ini, pihak sekolah kemungkinan akan memanfaatkan sementara ruangan milik sekolah dasar yang berada dalam satu kawasan dengan SMP tersebut.
“Karena ini satu atap, untuk pelaksanaan SPMB nanti kemungkinan bisa meminjam satu ruangan dari SD. Kebetulan ada bangunan SD yang tidak digunakan,” jelasnya.
Zetta menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Ketua Tim Kurikulum terkait kebutuhan ruang belajar. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, diperkirakan penerimaan siswa baru tahun ini dapat membuka dua rombongan belajar.
Ia juga berharap SMPN 3 Gegerbitung dapat memperoleh program revitalisasi bangunan pada tahun ini, mengingat keterbatasan lahan yang dimiliki sekolah tersebut.
“Mudah-mudahan tahun ini bisa mendapat revitalisasi. Di sini lahannya terbatas dan kita juga memerlukan area parkir,” ujarnya.
Ke depan, pihaknya berharap pembangunan yang dilakukan dapat mengakomodasi kebutuhan ruang belajar sekaligus fasilitas pendukung lainnya.
“Kami berharap nantinya bangunan SMP ini bisa dibuat dua lantai, dengan bagian bawah untuk area parkir dan lantai atas untuk ruang kelas. Bahkan jika anggaran memungkinkan, bisa juga dibangun ruang laboratorium komputer,” pungkasnya.
