Sukabumi – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi menerima penghargaan dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Jawa Barat atas keberhasilannya dalam penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Dalam program tersebut, Kabupaten Sukabumi dinilai mampu menjangkau lebih dari 35 ribu anak yang sebelumnya tidak mengakses pendidikan.

Penghargaan tersebut diserahkan beberapa pekan lalu dalam agenda Konsolidasi Daerah sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah kabupaten yang dinilai aktif dan konsisten menjalankan berbagai program intervensi penanganan ATS.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak serta komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan.

“Penanganan Anak Tidak Sekolah menjadi prioritas kami. Tidak hanya mendata, tetapi memastikan mereka benar-benar kembali mendapatkan akses layanan pendidikan yang layak dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Herdiawan, berbagai langkah strategis terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan, mulai dari pemutakhiran data berbasis wilayah, penguatan koordinasi dengan pemerintah desa dan satuan pendidikan, hingga pendekatan persuasif kepada orang tua agar anak-anak dapat kembali bersekolah.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak di Kabupaten Sukabumi yang kehilangan hak pendidikannya. Ini bukan sekadar angka, tetapi tentang masa depan generasi kita,” tambahnya.

Dalam agenda tersebut, terdapat tiga daerah yang menerima penghargaan, yakni Kabupaten Bekasi sebagai peringkat pertama, Kabupaten Bandung di posisi kedua, dan Kabupaten Sukabumi di posisi ketiga.

BPMP Jawa Barat menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak memperoleh akses pendidikan yang layak. Capaian ini diharapkan dapat menjadi praktik baik sekaligus inspirasi bagi daerah lain dalam mempercepat penuntasan Anak Tidak Sekolah di wilayah Jawa Barat.