Sukabumi – Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat kerja maraton bersama sejumlah mitra strategis di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji secara menyeluruh rencana anggaran tahun 2025 agar penggunaannya lebih efektif, tepat sasaran, dan transparan.

Rapat tersebut melibatkan berbagai instansi penting, di antaranya Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi yang dipimpin oleh H. Maskur Alawi, Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi di bawah kepemimpinan Bangbang Widyantoro, Kabag Kesra H. Andi, serta perwakilan RSUD Sekarwangi dan puluhan kepala Puskesmas se-Kabupaten Sukabumi.

Dalam rapat tersebut, sejumlah fokus utama menjadi perhatian Komisi IV. Salah satunya adalah tindak lanjut terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati yang akan dibahas dalam forum paripurna. Hasil pembahasan ini nantinya akan menjadi bahan penting dalam evaluasi kinerja pemerintah daerah.

Selain itu, sinkronisasi program di sektor kesehatan, sosial, dan kesejahteraan masyarakat juga menjadi prioritas. Langkah ini dinilai penting agar program yang dirancang benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat pada tahun mendatang.

Komisi IV juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran, khususnya di tingkat rumah sakit daerah dan Puskesmas, agar pelayanan dasar tetap menjadi fokus utama pemerintah.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Saepuloh, yang akrab disapa Badot, menegaskan bahwa rapat ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD dalam memastikan anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Setiap alokasi anggaran harus dikawal secara ketat agar tepat guna, sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam pembahasan LKPJ di tingkat paripurna DPRD,” ujarnya.

Melalui rapat kerja ini, DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mengawal kebijakan anggaran agar lebih akuntabel, efisien, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.