Sukabumi – Kinerja pelayanan publik di tingkat kecamatan menjadi perhatian dalam rapat kerja Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2025. Rapat tersebut digelar di lingkungan BKPSDM Kabupaten Sukabumi dan diikuti oleh seluruh camat dari 47 kecamatan.

Dalam forum tersebut, DPRD tidak hanya melakukan evaluasi, tetapi juga memberikan apresiasi kepada kecamatan yang dinilai memiliki capaian kinerja terbaik, khususnya yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, yang memimpin rapat menegaskan bahwa LKPJ bukan sekadar laporan rutin tahunan, melainkan gambaran nyata kinerja pemerintah daerah hingga ke tingkat paling dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, kecamatan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik, terutama dalam memberikan layanan langsung kepada masyarakat serta meningkatkan tingkat kepuasan warga di desa-desa.

Dari hasil evaluasi, Komisi I DPRD mengungkap tiga kecamatan dengan capaian kinerja tertinggi, khususnya dalam indikator kualitas pelayanan dan indeks kepuasan masyarakat yang mencapai angka sangat tinggi, yakni antara 98 hingga 100 persen.

Ketiga kecamatan tersebut adalah Kecamatan Pabuaran, Kecamatan Sagaranten, dan Kecamatan Cibadak. Capaian ini menunjukkan bahwa pelayanan publik di wilayah tersebut berjalan optimal dan mampu memenuhi harapan masyarakat.

Iwan Ridwan pun menyampaikan apresiasi kepada para camat yang dinilai berhasil memberikan pelayanan terbaik. Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi kecamatan lain untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Selain itu, rapat kerja ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih responsif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Dengan hasil tersebut, Kabupaten Sukabumi dinilai semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.