RAGAM BAHASA— Polisi mengungkap kronologi kasus penyiraman air keras yang menimpa dua pelajar SMA di wilayah Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa tersebut terjadi saat kedua korban dalam perjalanan pulang ke rumah setelah beraktivitas di luar sekolah.

Kanit Reskrim Polsek Parungpanjang, IPTU Rudi Hartono, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika kedua korban selesai nongkrong di sekitar kawasan Parungpanjang pada sore hari. Saat perjalanan pulang, korban tiba-tiba dihampiri oleh orang tak dikenal yang kemudian menyiramkan cairan diduga air keras.

“Korban saat itu sedang dalam perjalanan pulang. Tiba-tiba pelaku mendekat dan langsung menyiramkan cairan ke arah korban, kemudian pelaku melarikan diri,” ujar Rudi, Rabu (22/4/2026).

Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka bakar pada bagian wajah dan tubuh. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Rudi menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Polisi juga tengah memburu pelaku yang diduga sudah dikenali oleh korban.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku. Beberapa saksi sudah kami mintai keterangan, termasuk keluarga korban,” jelasnya.

Saat ini kondisi kedua pelajar tersebut masih menjalani perawatan intensif. Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

(FIKRI)