RAGAM BAHASA – Kebakaran melanda bangunan Posyandu di Kampung Paris RT 01/07, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu malam (25/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB dan menghanguskan sebagian besar bangunan beserta perlengkapan di dalamnya.
Salah seorang warga setempat, Rudi (45), mengatakan api pertama kali terlihat dari bagian belakang bangunan. Saat itu, kondisi posyandu sedang kosong karena tidak ada kegiatan pelayanan.
“Awalnya terlihat asap, lama-lama api membesar. Warga langsung berusaha memadamkan dengan alat seadanya sambil menunggu petugas datang,” ujar Rudi di lokasi, Minggu (26/4/2026).
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sekitar 20 menit kemudian langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan setelah hampir satu jam penanganan.
Kepala Desa Pamuruyan, Dedi Supriadi, mengungkapkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah peralatan kesehatan seperti timbangan bayi, alat ukur, dan dokumen administrasi posyandu dilaporkan hangus terbakar.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tapi kerugian material cukup besar karena hampir seluruh perlengkapan posyandu terbakar,” kata Dedi.
Sementara itu, petugas dari kepolisian sektor Cibadak masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di dalam bangunan.
“Kami masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Dugaan awal karena arus pendek listrik, tapi masih kami dalami,” ujar Kapolsek Cibadak, AKP Andi Wijaya.
Pasca kejadian, aktivitas pelayanan posyandu untuk sementara akan dialihkan ke balai desa setempat hingga bangunan diperbaiki.
Pemerintah desa bersama warga berencana melakukan gotong royong untuk membangun kembali fasilitas tersebut agar pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya balita dan ibu hamil, dapat segera berjalan normal kembali.
(FIKRI)
