Sukabumi – Warga mengeluhkan kondisi ruas jalan kabupaten Bojonglopang–Cimerang yang melintasi Desa Panumbangan, Cijulang, dan Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Jalan penghubung menuju Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya tersebut mengalami kerusakan cukup parah di sejumlah titik.
Kerusakan jalan ditandai dengan aspal yang mengelupas hingga menyisakan batuan. Saat hujan turun, kondisi jalan berubah menjadi kubangan air yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Salah seorang warga Kampung Cibasan, Desa Panumbangan, Yani (29), mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah lama dikeluhkan masyarakat karena menghambat aktivitas sehari-hari.
“Kerusakan hampir terjadi di sepanjang wilayah Desa Panumbangan, Cijulang sampai Bojongtipar. Aspalnya banyak yang mengelupas, tinggal batu, kalau hujan jadi kubangan,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, perbaikan memang rutin dilakukan setiap tahun, namun penanganannya dinilai belum maksimal karena hanya mencakup sebagian kecil titik kerusakan.
“Memang tiap tahun ada perbaikan, tapi cuma beberapa ratus meter saja. Padahal yang rusak panjangnya kilometeran,” tambahnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan menyeluruh agar akses transportasi kembali aman dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha UPTD PU Jampangtengah, Robi Ferdian, memastikan ruas jalan Bojonglopang–Cimerang masuk dalam rencana penanganan tahun 2026.
“Insyaallah di tahun sekarang ada penanganan di ruas jalan Bojonglopang–Cimerang,” katanya.
Masyarakat berharap perbaikan yang direncanakan dapat direalisasikan secara merata sehingga kerusakan jalan tidak terus berulang setiap tahun dan mobilitas warga dapat berjalan lebih lancar.
