RAGAM BAHASA – Ledakan dahsyat yang diduga berasal dari bom sisa peninggalan Perang Dunia II mengguncang kawasan Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua. Insiden tersebut mengakibatkan lima warga meninggal dunia dan tiga orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
Berdasarkan informasi awal, ledakan diduga terjadi dari area bawah salah satu rumah panggung warga. Kekuatan ledakan menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan berat dan memicu kepanikan warga sekitar. Aparat kepolisian bersama TNI, Basarnas, dan pemerintah daerah langsung melakukan evakuasi korban serta mengamankan lokasi kejadian.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengatakan pihaknya masih mendalami kronologi pasti kejadian tersebut. Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan menyeluruh terkait sumber ledakan dan bagaimana benda berbahaya itu bisa berada di lokasi. Saat ini fokus utama kami adalah pencarian korban yang belum ditemukan serta memastikan area benar-benar aman,” kata Cahyo dalam keterangannya.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Biak, I Wayan Suyatna, menyebut proses pencarian dilakukan dengan sangat hati-hati karena adanya potensi material peledak lain yang belum terdeteksi.
“Tim gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar titik ledakan. Kami mengutamakan keselamatan personel karena masih ada kemungkinan ditemukan benda berbahaya lainnya di lokasi,” ujarnya.
Ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di sekitar titik ledakan. Petugas masih melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak sembari memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun reruntuhan.
Hingga kini, lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi dan warga diminta tidak mendekati area tersebut sampai proses sterilisasi selesai dilakukan. Aparat juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga merupakan sisa peninggalan perang.
(FIKRI)
