RAGAM BAHASA– Aksi heroik seorang pengunjung yang menyelamatkan bocah perempuan yang nyaris tenggelam di kolam wisata air di Kabupaten Sukabumi viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di kawasan Taman Wisata Air Alam Oasis, Jalan Mayor Mahmud, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Minggu (14/6).

Korban diketahui berinisial RAA (5), seorang siswi PAUD asal Kecamatan Kadudampit. Dalam video yang beredar, seorang pengunjung terlihat spontan melompat ke kolam setelah melihat korban tenggelam. Berkat tindakan cepat tersebut, nyawa bocah itu berhasil diselamatkan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak di area wisata air.

“Anak-anak memiliki risiko tinggi mengalami kecelakaan di kolam renang apabila tidak berada dalam pengawasan orang dewasa. Kami mengapresiasi tindakan cepat pengunjung yang membantu korban sehingga situasi yang lebih fatal dapat dihindari,” ujar Daeng, Senin (15/6).

Menurutnya, pengelola tempat wisata juga perlu memastikan standar keselamatan berjalan optimal, termasuk keberadaan petugas pengawas kolam di setiap titik yang berisiko.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD) Sukabumi, Rudi Hartono, menilai respons cepat masyarakat dalam kondisi darurat sangat penting. Namun, ia mengingatkan bahwa keselamatan penolong juga harus menjadi perhatian.

“Refleks untuk menolong memang sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat. Tetapi masyarakat juga perlu memahami teknik dasar penyelamatan di air agar tidak menimbulkan korban tambahan,” katanya.

Rudi menambahkan, edukasi mengenai keselamatan di kawasan wisata air perlu terus ditingkatkan, terutama saat musim liburan ketika jumlah pengunjung meningkat.

Pihak keluarga korban disebut telah bersyukur karena RAA berhasil diselamatkan dan tidak mengalami kondisi yang lebih serius. Sementara itu, video penyelamatan tersebut terus menjadi perhatian warganet yang memberikan apresiasi kepada pengunjung yang bertindak cepat menyelamatkan korban.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa pengawasan orang tua dan kesiapsiagaan petugas keselamatan merupakan faktor penting untuk mencegah kecelakaan di lokasi wisata air.

(FIKRI)