RAGAM BAHASA – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kampung Pajagan, RT 002 RW 009, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (27/6/2026) dini hari. Sedikitnya lima unit rumah mengalami kerusakan berat akibat dilalap si jago merah, mengakibatkan 16 warga dari lima kepala keluarga harus kehilangan tempat tinggal.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB itu juga menyebabkan kerugian material cukup besar. Selain bangunan rumah, seluruh isi rumah, dokumen penting, perabotan, pakaian, hingga satu unit sepeda motor ikut hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh salah seorang pemilik rumah yang melihat kepulan asap disertai kobaran api muncul dari bagian atap bangunan. Warga yang mengetahui kejadian itu segera berteriak meminta pertolongan sehingga masyarakat sekitar berdatangan untuk membantu memadamkan api.
Dengan peralatan seadanya, warga berupaya mengendalikan kobaran api menggunakan air dari saluran irigasi di sekitar lokasi sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api menjalar ke rumah-rumah lain yang berada berdekatan.
Tak lama kemudian, personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman bersama warga, aparat desa, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Setelah proses pemadaman berlangsung hampir satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya.
“Alhamdulillah api berhasil dikendalikan dan tidak sampai merembet ke rumah lain. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar Okih.
Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Berdasarkan dugaan sementara, api dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik. Namun, kepastian penyebabnya masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.
Pascakejadian, Pemerintah Kecamatan Cisolok bersama Forkopimcam langsung melakukan peninjauan ke lokasi untuk mendata para korban serta menginventarisasi kerusakan. Koordinasi juga dilakukan dengan Pemerintah Desa Cikahuripan, TAGANA, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, PLN, dan instansi terkait guna mempercepat penanganan darurat.
Sebagai langkah awal penanganan, Pemerintah Kecamatan Cisolok menyalurkan bantuan kepada masing-masing keluarga terdampak berupa kompor gas, regulator, tabung gas, magic com, serta perlengkapan mandi. Sementara itu, Pemerintah Desa Cikahuripan menyediakan makanan siap saji dan membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban selama masa tanggap darurat.
(EGOL)
