Sukabumi – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi terus berupaya meningkatkan kualitas jaringan irigasi sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional. Namun, hingga saat ini tingkat kemantapan jaringan irigasi di Kabupaten Sukabumi baru mencapai 54 persen, sementara 46 persen lainnya masih memerlukan rehabilitasi dan peningkatan secara bertahap akibat keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Drs. Uus Firdaus, M.M., mengatakan penguatan kapasitas Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan fungsi jaringan irigasi sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Menurutnya, pembangunan irigasi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam pemeliharaan infrastruktur sumber daya air.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas P3A dan GP3A dalam mengelola sumber daya air. Irigasi merupakan urat nadi sektor pertanian sehingga harus dikelola dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Uus Firdaus.

Uus menjelaskan, selain memberikan pembinaan teknis, DPU Kabupaten Sukabumi juga memfasilitasi para pengelola irigasi melalui perlindungan asuransi, pemberian insentif, serta dukungan sarana dan prasarana untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi para pengelola irigasi dalam menjaga keberlangsungan distribusi air bagi lahan pertanian.

Menurutnya, kondisi jaringan irigasi sempat mengalami penurunan akibat dampak bencana yang terjadi pada akhir tahun 2024. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan rehabilitasi secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia, sekaligus mengoptimalkan dukungan dari pemerintah pusat melalui program pembangunan infrastruktur irigasi.

“Dengan kemampuan fiskal yang terbatas, strategi kami adalah membangun jaringan irigasi yang berkualitas sekaligus memastikan pemeliharaannya dilakukan secara berkelanjutan. Harapannya distribusi air ke lahan pertanian semakin optimal, produktivitas meningkat, dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak,” tegas Uus Firdaus.

Melalui sinergi antara pemerintah, P3A, GP3A, dan masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi optimistis kualitas jaringan irigasi akan terus meningkat sehingga mampu memperkuat sektor pertanian, mendukung program swasembada pangan nasional, serta mewujudkan pembangunan daerah yang maju, unggul, berdaya saing, dan berkah.