SUKABUMI – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi mencatat adanya penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Pantai Palabuhanratu selama libur Tahun Baru 2026. Meski aktivitas wisata tetap berlangsung, tingkat keramaian tidak setinggi periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, saat ditemui di Pendopo Sukabumi, Senin (19/1/2026). Ia menjelaskan bahwa wisatawan masih berdatangan, namun jumlahnya relatif lebih sedikit dibandingkan libur Tahun Baru 2024–2025.
“Kunjungan wisatawan masih ada, tetapi jumlahnya memang terbatas. Jika dibandingkan dengan libur Tahun Baru tahun lalu, terjadi penurunan,” ujar Ali.
Meski demikian, Ali menyebut kawasan pantai selatan Sukabumi masih menjadi destinasi favorit wisatawan. Keramaian tetap terlihat di sejumlah titik, terutama di objek wisata pantai, meskipun tidak mencapai puncak kunjungan seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Keramaian relatif masih terjadi di wilayah selatan, khususnya kawasan laut dan pantai. Jika dibandingkan dengan objek wisata lain, pantai masih menjadi pilihan utama wisatawan,” lanjutnya.
Dispar Kabupaten Sukabumi menilai penurunan kunjungan wisatawan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 dipengaruhi oleh faktor cuaca. Kondisi iklim yang sulit diprediksi dalam beberapa waktu terakhir membuat sebagian calon wisatawan memilih menunda perjalanan.
“Indikator penurunan juga kami lihat dari faktor cuaca. Iklim yang tidak menentu membuat sebagian wisatawan mengurungkan niat untuk berlibur,” jelas Ali.
Meski angka kunjungan menurun, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan pengawasan dan pemantauan di kawasan wisata tetap dilakukan secara intensif. Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan yang tetap memilih Sukabumi sebagai tujuan liburan.
