Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama TNI terus memperkuat kolaborasi dalam percepatan pembangunan daerah melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0607/Kota Sukabumi. Salah satu fokus kegiatan tahun ini adalah pembangunan infrastruktur jalan di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar.
Kegiatan TMMD resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, di Lapang Desa Parakanlima, Selasa (10/2/2026). Program tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur serta kesejahteraan warga.
Wakil Bupati menegaskan, pembangunan jalan yang dilaksanakan melalui program TMMD merupakan prioritas pemerintah daerah, terutama untuk wilayah yang membutuhkan penanganan khusus.
“Kita bersama-sama saling membahu mempercepat pembangunan Kabupaten Sukabumi. Sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lokasi pembangunan dipilih karena kondisi jalan berada di wilayah bekas pergeseran tanah, sehingga memerlukan perhatian dan penanganan serius agar lebih aman dan layak dilalui.
“Kondisinya membutuhkan perhatian khusus. Karena itu, pembangunan difokuskan di wilayah ini agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung,” katanya.
Berdasarkan data yang dihimpun, pembangunan jalan meliputi pengaspalan sepanjang 680 meter dengan lebar 3 meter, serta pengecoran jalan sepanjang 200 meter dengan lebar yang sama. Selain itu, kegiatan TMMD juga mencakup pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu), tembok penahan tanah (TPT), serta sejumlah infrastruktur pendukung lainnya.
Wakil Bupati menambahkan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk meningkatkan kemantapan jalan secara menyeluruh, sesuai arahan pemerintah pusat dan provinsi.
“Kami telah menyiapkan anggaran untuk meningkatkan kualitas dan kemantapan jalan di berbagai wilayah,” ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi Letkol (Czi) Indra Gunawan mengatakan, TMMD merupakan program rutin TNI yang berfokus pada pembangunan fisik maupun nonfisik di wilayah pedesaan.
“Seluruh program yang dilaksanakan berdasarkan hasil koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, sehingga benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan TMMD ke-127 melibatkan sekitar 150 personel gabungan dan dilaksanakan selama 30 hari, terhitung sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias dan mendukung pelaksanaan program ini,” ujarnya.
Melalui program tersebut, diharapkan pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih cepat, sekaligus meningkatkan aksesibilitas, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Desa Parakanlima dan sekitarnya.
“Kami berasal dari rakyat dan siap membantu untuk rakyat,” pungkasnya.
