Sukabumi – Infrastruktur menjadi harapan utama masyarakat Kabupaten Sukabumi dalam arah pembangunan daerah ke depan. Hal tersebut terungkap dari hasil polling dalam rangka satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar–Andreas.

Polling yang berlangsung pada 20 hingga 23 Februari tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 61 persen responden menilai perbaikan infrastruktur sebagai prioritas utama pembangunan. Sementara itu, 33 persen responden memilih penyediaan lapangan kerja, dan 8 persen lainnya menginginkan peningkatan layanan kesehatan.

Menanggapi hasil tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menyampaikan apresiasi atas tingginya perhatian masyarakat terhadap kondisi infrastruktur, terutama terkait perbaikan jalan.

Menurutnya, meskipun anggaran daerah saat ini mengalami keterbatasan akibat kebijakan efisiensi, pembangunan dan perbaikan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Meski anggaran terbatas karena efisiensi, alhamdulillah Pak Bupati tetap memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan,” ujar Uus Firdaus, Selasa (3/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa perbaikan jalan akan dilaksanakan secara bertahap dengan skala prioritas, terutama pada ruas-ruas yang mengalami kerusakan berat dan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

Selain itu, Dinas PU Kabupaten Sukabumi juga berupaya meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur agar hasil pekerjaan lebih kuat dan dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lebih lama.

“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, kami mendorong agar kualitas pekerjaan infrastruktur terus ditingkatkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.

Uus juga menegaskan bahwa tidak semua ruas jalan berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Sebagian ruas jalan merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah pusat.

Untuk ruas jalan provinsi, pihaknya telah melakukan koordinasi agar proses perbaikan dapat direalisasikan pada periode 2026 hingga 2027. Sementara untuk beberapa ruas jalan nasional, saat ini telah dilakukan penanganan awal berupa penambalan pada titik-titik kerusakan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, akan terus berupaya menyesuaikan program pembangunan dengan aspirasi masyarakat, termasuk masukan yang disampaikan melalui berbagai platform media sosial.