Sukabumi – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga kondisi jalan yang masih baik di tengah keterbatasan anggaran. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan pemeliharaan rutin agar umur teknis jalan dapat bertahan lebih lama dan tidak cepat mengalami kerusakan.

Pemeliharaan tersebut mencakup pembabatan ilalang di bahu jalan serta pembersihan saluran drainase dari sampah yang berpotensi menghambat aliran air. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kerusakan jalan akibat genangan maupun faktor lingkungan lainnya.

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam penanganan infrastruktur jalan secara menyeluruh.

“Penanganan jalan rusak di beberapa wilayah belum bisa seluruhnya tercover tahun ini. Namun, kami tetap berupaya menjaga kondisi jalan yang masih baik melalui pemeliharaan rutin,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, tingkat kerusakan jalan kabupaten saat ini cukup signifikan, terutama di wilayah Kecamatan Jampangtengah, Sagaranten, Jampangkulon, Palabuhanratu, Cicurug, dan Cibadak. Total kerusakan mencapai sekitar 39,02 persen atau setara dengan 555,65 kilometer dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 1.424 kilometer.

Meski demikian, Dinas PU menargetkan perbaikan jalan rusak berat dan sedang sepanjang 150 kilometer setiap tahunnya. Dengan perencanaan tersebut, diharapkan dalam kurun waktu lima tahun ke depan kondisi jalan di Kabupaten Sukabumi dapat tertangani secara menyeluruh.

“Untuk menuntaskan perbaikan jalan dalam lima tahun, dibutuhkan anggaran sekitar Rp550 miliar per tahun,” jelasnya.

Selain perbaikan, pemeliharaan rutin di tingkat UPTD juga menjadi kunci dalam menjaga ketahanan jalan. Dengan perawatan yang konsisten, umur teknis jalan diharapkan bisa mencapai hingga 10 tahun.

“Kami telah menginstruksikan seluruh UPTD untuk rutin melakukan pengecekan drainase serta membersihkan rumput liar di bahu jalan agar kondisi jalan tetap terjaga,” pungkasnya.