RAGAM BAHASA– Banjir masih merendam sejumlah wilayah di DKI Jakarta hingga Selasa pagi (5/5/2026). Data dari BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak 115 rukun tetangga (RT) terdampak genangan akibat hujan deras yang mengguyur sejak malam sebelumnya.

Genangan terjadi di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Selain curah hujan tinggi, banjir juga dipicu oleh meluapnya sejumlah aliran sungai, termasuk Kali Krukut, Kali Grogol, Kali Angke, Kali Pesanggrahan, hingga Kali Ciliwung.

Ketinggian air bervariasi, mulai dari 15 sentimeter hingga mencapai 240 sentimeter di beberapa titik.

Wilayah paling terdampak berada di Jakarta Selatan dengan total 78 RT tergenang, disusul Jakarta Timur sebanyak 22 RT, dan Jakarta Barat 15 RT. Beberapa kawasan yang mengalami banjir cukup parah antara lain Petogogan, Pela Mampang, Kampung Melayu, hingga Kedoya Selatan.

Selain permukiman warga, banjir juga merendam sedikitnya empat ruas jalan utama, yaitu:

Jalan Ciledug Raya (Seskoal), Cipulir, Jakarta Selatan

Jalan Swadarma, Ulujami, Jakarta Selatan

Jalan Rahayu (HEK), Jakarta Timur

Jalan Puri Kembangan, Kedoya Selatan, Jakarta Barat

Kondisi ini menyebabkan aktivitas warga terganggu, terutama di jalur transportasi yang tergenang air.

Sementara itu, sebanyak 118 warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Para pengungsi berasal dari Kedoya Selatan dan Pejaten Timur, dengan lokasi pengungsian di musala kantor kelurahan, rumah warga, serta mushola setempat.

Petugas BPBD DKI Jakarta bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.

(NAUVAL)