RAGAM BAHASA– Tiga rumah panggung di Kampung Cihideung RT 02/01, Desa Curugkembar, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, hangus terbakar pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu ledakan kompor gas di salah satu rumah warga.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Curugkembar, Suryana, mengatakan api pertama kali muncul dari rumah milik Solah setelah diduga terjadi ledakan kompor gas yang memicu percikan api.

“Api dengan cepat membesar karena material bangunan sebagian besar terbuat dari bambu dan kayu. Saat diketahui pemilik rumah, api sudah menjalar hingga ke bagian atap dapur sehingga penghuni langsung menyelamatkan diri,” ujar Suryana, Rabu (10/6/2026).

Kobaran api kemudian merembet ke dua rumah lain yang berada berdekatan, yakni milik Mito dan Hj Junar. Ketiga bangunan yang terbakar merupakan rumah panggung dengan dua unit berukuran 5 x 10 meter dan satu unit berukuran 4 x 9 meter.

Meski kebakaran terjadi saat seluruh penghuni berada di rumah, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sebelum api menghanguskan bangunan.

Akibat kejadian itu, tiga kepala keluarga dengan total 10 jiwa terdampak dan terpaksa mengungsi ke rumah kerabat. Korban terdiri dari keluarga Mito sebanyak tiga jiwa, keluarga Solah enam jiwa, dan Hj Junar satu jiwa.

P2BK Curugkembar memperkirakan kerugian material akibat kebakaran mencapai sekitar Rp250 juta.

Pasca kejadian, petugas bersama pemerintah desa, kecamatan, unsur TNI-Polri, Tagana, dan TKSK melakukan asesmen serta pendataan terhadap para korban. Saat ini kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban meliputi bahan bangunan, pakaian, sembako, alas tidur, dan selimut.

Hingga kini, proses penanganan dan pendataan masih terus dilakukan untuk membantu para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.

(NAUVAL)