RAGAM BAHASA– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar aksi pemadaman lampu selama satu jam pada Sabtu, 13 Juni 2026, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup. Kegiatan tersebut akan dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol, gedung pemerintahan, serta berbagai ikon kota sebagai bagian dari kampanye penghematan energi dan pengurangan emisi karbon.

Pemadaman lampu dijadwalkan berlangsung selama 60 menit dan menjadi agenda rutin yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya efisiensi penggunaan energi.

Pengamat lingkungan dari Universitas Indonesia, Dr. Rina Kartikasari, menilai aksi simbolis tersebut memiliki nilai edukasi yang penting apabila dibarengi dengan perubahan perilaku masyarakat dalam penggunaan energi sehari-hari.

“Pemadaman lampu selama satu jam memang tidak serta-merta memberikan penghematan energi yang besar secara nasional. Namun kegiatan ini efektif sebagai sarana edukasi publik untuk mengingatkan pentingnya penggunaan energi secara bijak,” kata Rina saat dihubungi, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukan hanya mengurangi konsumsi listrik sesaat, melainkan membangun budaya hemat energi yang konsisten di lingkungan rumah tangga, perkantoran, maupun sektor industri.

“Kesadaran masyarakat perlu terus ditingkatkan melalui berbagai program berkelanjutan. Aksi seperti ini dapat menjadi momentum untuk mendorong penggunaan peralatan hemat energi dan kebiasaan mematikan perangkat yang tidak digunakan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunitas Peduli Lingkungan Jakarta, Arief Prasetyo, mengapresiasi langkah Pemprov DKI yang kembali mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aksi peduli lingkungan.

“Gerakan padam lampu memiliki makna simbolis yang kuat. Selain menghemat energi, kegiatan ini mengajak warga untuk merenungkan dampak perubahan iklim dan pentingnya menjaga lingkungan,” katanya.

Arief berharap partisipasi masyarakat tidak hanya terbatas pada saat kegiatan berlangsung, tetapi juga diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, seperti mengurangi penggunaan listrik berlebihan dan mendukung energi ramah lingkungan.

Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat, pelaku usaha, dan pengelola gedung untuk turut berpartisipasi dalam aksi pemadaman lampu tersebut sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Selain sebagai bentuk peringatan Hari Lingkungan Hidup, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengurangan emisi gas rumah kaca di Ibu Kota.

(FIKRI)