RAGAM BAHASA– Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari sejumlah ruas jalan di kawasan pusat Jakarta menyusul rencana aksi unjuk rasa yang akan dipusatkan di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jumat (12/6/2026). Pengendara diminta mengatur perjalanan dan memilih jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama aksi berlangsung.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan memanfaatkan rute alternatif yang telah disiapkan agar aktivitas tetap berjalan lancar,” ujar Budi dalam keterangannya.

Empat ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan akibat konsentrasi massa di Bundaran HI antara lain Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Imam Bonjol, dan Jalan Kebon Sirih. Pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut disarankan mencari jalur alternatif untuk menghindari antrean kendaraan.

Sementara itu, pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menilai koordinasi antara penyelenggara aksi, aparat keamanan, dan instansi terkait sangat penting untuk meminimalkan dampak kemacetan terhadap masyarakat.

“Pemberitahuan lebih awal kepada publik sangat membantu pengguna jalan dalam mengatur mobilitas. Langkah antisipasi seperti pengalihan arus dan informasi rute alternatif perlu disampaikan secara masif,” kata Djoko.

Di sisi lain, Polda Metro Jaya menyiapkan personel pengamanan untuk mengawal jalannya aksi agar berlangsung tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat secara berlebihan. Pengendara juga diminta memantau informasi lalu lintas terkini melalui kanal resmi pemerintah dan kepolisian sebelum bepergian.

Dishub DKI berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan mematuhi arahan petugas di lapangan serta menghindari kawasan Bundaran HI selama aksi berlangsung guna mengurangi potensi kemacetan.

(FIKRI)