Sukabumi – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi kembali mempublikasikan laporan pendapatan retribusi destinasi wisata sebagai bentuk transparansi pengelolaan sektor pariwisata daerah. Laporan tersebut mencakup periode 25 Mei hingga 1 Juni 2026 dan melibatkan sejumlah destinasi wisata yang dikelola pemerintah daerah.
Beberapa objek wisata yang tercatat dalam laporan tersebut di antaranya Pondok Halimun, Pantai Minajaya, Curug Cikaso, Curug Sodong, Cinumpang, serta Geyser Cisolok. Data pendapatan retribusi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan informasi terbuka kepada masyarakat mengenai pengelolaan sektor pariwisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan bahwa transparansi merupakan salah satu komitmen utama dalam mewujudkan tata kelola pariwisata yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
“Setiap rupiah yang diperoleh dari retribusi wisata bukan hanya menjadi sumber pendapatan daerah, tetapi juga mencerminkan tingkat kepercayaan wisatawan terhadap destinasi yang ada di Kabupaten Sukabumi. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, pendapatan retribusi yang diperoleh akan terus dioptimalkan untuk mendukung peningkatan kualitas destinasi wisata, pemeliharaan fasilitas, kebersihan lingkungan, keamanan kawasan, serta berbagai program pengembangan pariwisata lainnya.
Ali Iskandar menambahkan, keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh pihak, termasuk masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan wisatawan.
Karena itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan menerapkan nilai-nilai Sapta Pesona yang meliputi aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan memberikan kenangan yang baik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Sukabumi.
“Semangat Sapta Pesona harus menjadi budaya bersama. Dengan lingkungan wisata yang bersih, aman, nyaman, dan tertata, maka daya tarik destinasi akan semakin meningkat dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi berharap sektor pariwisata dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pembangunan daerah. Melalui sinergi seluruh pihak, pariwisata di Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak ekonomi sekaligus memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat.
Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mengajak masyarakat untuk mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan demi mewujudkan Sukabumi yang semakin maju, unggul, berbudaya, dan berkah.
