RAGAM BAHASA – Bendung Cikahuripan di Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air yang hingga kini masih memegang peranan strategis dalam mendukung sektor pertanian. Meski telah berusia hampir satu abad, bendung tersebut tetap berfungsi sebagai pengatur dan penyalur debit air untuk memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian di wilayah sekitarnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, aliran air di Bendung Cikahuripan tampak mengalir normal. Kondisi bangunan bendung dengan konstruksi pasangan batu masih terlihat kokoh, sementara area di sekitarnya dipenuhi vegetasi hijau yang mencerminkan lingkungan yang masih terjaga.

Bendung Cikahuripan dibangun pada tahun 1929 sebagai bagian dari sistem Daerah Irigasi (D.I.) Cikahuripan. Hingga saat ini, infrastruktur tersebut melayani areal irigasi seluas sekitar 512 hektare dan menjadi salah satu penunjang utama aktivitas pertanian di Kabupaten Sukabumi.

Selain berfungsi mengatur distribusi air untuk lahan persawahan, Bendung Cikahuripan juga berkontribusi dalam menjaga ketersediaan sumber daya air bagi masyarakat di wilayah hilir. Keberadaannya menjadi bagian penting dari sistem pengelolaan air yang mendukung keberlangsungan aktivitas pertanian serta kehidupan masyarakat sekitar.

Sebagai infrastruktur vital yang telah beroperasi selama puluhan tahun, Bendung Cikahuripan memerlukan pengelolaan dan pemeliharaan secara berkelanjutan agar kinerjanya tetap optimal. Perawatan rutin terhadap bangunan bendung, saluran irigasi, dan pintu pengatur air menjadi langkah penting untuk memastikan distribusi air berlangsung secara efektif, terutama dalam menghadapi musim tanam maupun periode kemarau.

Dengan fungsi strategis yang dimilikinya, Bendung Cikahuripan diharapkan terus mampu mendukung produktivitas sektor pertanian, menjaga keberlanjutan sistem irigasi, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi. Keberlangsungan fungsi infrastruktur ini menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

(Egol)