Sukabumi – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi melaksanakan kegiatan bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Riki, warga Kampung Cibarehong, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-81 sekaligus menyambut Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156. Pelaksanaannya melibatkan UPTD PU Wilayah Jampangkulon bersama pemerintah desa, pemerintah kecamatan, masyarakat sekitar dan sejumlah unsur terkait lainnya.
Kepala UPTD PU Wilayah Jampangkulon, Abdul Aziz, menyampaikan rasa syukurnya karena kegiatan tersebut dapat terlaksana sebagai tindak lanjut dari arahan pimpinan DPU Kabupaten Sukabumi dalam rangka memperingati Hari Bakti PU ke-81 dan HJKS ke-156.
Menurut Abdul Aziz, bedah rumah menjadi salah satu bentuk kegiatan sosial yang dilakukan DPU Kabupaten Sukabumi. Rumah milik Riki dipilih sebagai salah satu penerima manfaat dalam kegiatan tersebut.
“Kami berharap rumah yang lebih layak kelak dapat memberikan kenyamanan serta mendorong terwujudnya keluarga yang lebih berkah dan sejahtera,” ujar Abdul Aziz.
Ia menjelaskan, proses pembangunan rumah dilakukan dengan mengedepankan semangat gotong royong. Sejumlah pihak turut berpartisipasi, mulai dari masyarakat sekitar hingga pemerintah setempat.
Abdul Aziz mengatakan pembiayaan kegiatan tersebut berasal dari dana stimulan dan swadaya keluarga besar DPU Kabupaten Sukabumi, dukungan Bupati Sukabumi, serta bantuan dari para donatur.
Menurutnya, kegiatan bedah rumah tersebut tidak hanya menjadi bagian dari program sosial, tetapi juga merupakan rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan HJKS ke-156.
“Adapun pembiayaannya berasal dari dana stimulan dan swadaya keluarga besar DPU Kabupaten Sukabumi, dukungan Bupati Sukabumi, serta para donatur, kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian sosial dalam menyemarakkan HJKS ke-156,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Abdul Aziz menyebutkan rumah yang tengah dibedah tersebut direncanakan akan diresmikan langsung oleh Bupati Sukabumi pada pertengahan September 2026.
Ia berharap program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi penerima manfaat, khususnya dalam meningkatkan kualitas tempat tinggal. Selain itu, kegiatan gotong royong diharapkan terus tumbuh sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas hunian penerima manfaat, tetapi juga memperkuat kepedulian dan semangat gotong-royong dalam mendukung kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
