Sukabumi – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat mengantisipasi lonjakan kendaraan wisatawan menuju kawasan Palabuhanratu yang mulai terasa sejak H+1 hingga H+2 Lebaran 2026.
Ribuan kendaraan dilaporkan memadati sejumlah ruas jalan menuju destinasi wisata unggulan tersebut, menyebabkan antrean panjang di beberapa titik rawan kemacetan.
Sebagai langkah antisipasi, Dishub bersama tim gabungan dari kepolisian dan instansi terkait menerjunkan sekitar 60 personel ke berbagai titik strategis.
Kasubag Umum Kepegawaian Dishub Kabupaten Sukabumi, Dede Setiawan, menjelaskan bahwa personel difokuskan di jalur-jalur krusial, khususnya persimpangan menuju kawasan wisata Pantai Palabuhanratu.
“Untuk wilayah selatan, personel kami sudah siaga di titik rawan, terutama di persimpangan menuju kawasan wisata Palabuhanratu,” ujarnya.
Hingga Senin (23/3/2026) sore, petugas Dishub bersama Satlantas Polres Sukabumi masih melakukan pengaturan lalu lintas di lapangan, salah satunya di Simpang Tiga Gunung Butak. Petugas mengatur arus kendaraan secara manual guna menjaga kelancaran dan mencegah antrean panjang.
Selain itu, Dishub juga memperkuat koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas apabila kepadatan semakin meningkat.
“Kami berkoordinasi dengan kepolisian untuk kemungkinan penerapan sistem satu arah maupun pengalihan arus di titik tertentu,” jelas Dede.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Dishub dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan wisatawan selama masa libur Lebaran di wilayah Sukabumi.
Dishub juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelancaran lalu lintas dengan mematuhi rambu, mengikuti arahan petugas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tidak menggunakan kendaraan bak terbuka dalam mengangkut penumpang karena berisiko tinggi terhadap keselamatan.
Dengan langkah cepat dan koordinasi lintas sektor, Dishub Kabupaten Sukabumi optimistis arus lalu lintas menuju kawasan wisata dapat tetap terkendali dan aman selama periode libur Lebaran.
