RAGAM BAHASA – Bobby Nasution terlihat marah saat meninjau proyek tanggul sungai di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Senin (13/4/2026). Kemarahan itu diduga ditujukan kepada Camat Tukka, Yan Munzir Hutagalung, terkait lambannya penanganan banjir di wilayah tersebut.
Peristiwa itu terekam dalam video yang diunggah akun Instagram resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan ramai diperbincangkan publik pada Selasa (14/4/2026). Dalam video tersebut, Bobby tampak menegur keras pejabat setempat saat meninjau lokasi sungai yang meluap saat banjir besar pada November 2025.
Dalam suasana hujan deras, Bobby terlihat menunjukkan ekspresi tegas dan nada tinggi saat berdialog dengan Yan Munzir. Sementara itu, Masinton Pasaribu tampak berada di antara keduanya.
“Ini sudah jalan, saya kan nggak dapat perintah dari sini, Pak,” ujar Yan Munzir dalam video tersebut.
Namun, Bobby menilai alasan tersebut tidak dapat diterima. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi telah berupaya keras memperjuangkan anggaran besar untuk penanganan pascabencana di Sumatera Utara.
“Dari awal masyarakat ke sini berapa orang, warga kau nanti yang teriak. Orang perjuangkan kalian sampai puluhan miliar, puluhan triliun, kau ngurus ini saja nggak bisa,” tegas Bobby.
Bobby juga menyebut Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai daerah yang paling lambat dalam proses pemulihan pascabanjir dibanding wilayah lain di Sumatera Utara. Ia meminta jajaran pemerintah daerah tidak merasa paling bekerja tanpa menunjukkan hasil nyata di lapangan.
“Kau daerah paling lambat, diminta berkali-kali, bantuan ada tapi nggak dapat. Di Tapsel sana kau lihat, jangan sok paling kerja,” ujarnya.
Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi penanganan banjir yang terjadi pada akhir 2025 lalu. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan percepatan pembangunan infrastruktur pengendali banjir guna mencegah bencana serupa terulang di masa mendatang.
(HARDIYANA)
