RAGAM BAHASA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor, Jawa Barat, memicu serangkaian bencana di sejumlah lokasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 17 titik terdampak, yang terdiri dari tanah longsor, pohon tumbang, hingga banjir lintasan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, menjelaskan bahwa dari total kejadian tersebut, terdapat 10 kasus tanah longsor, 2 kejadian pohon tumbang, 2 atap rumah ambruk, serta 3 kejadian banjir lintasan.

“Hujan dengan intensitas tinggi menjadi penyebab utama berbagai kejadian ini,” ujar Dimas dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).

Salah satu kejadian longsor terjadi di wilayah Bogor Tengah, di mana tebing setinggi sekitar 4 meter dan lebar 6 meter longsor dan menimpa bagian rumah warga. Dampaknya, beberapa bagian rumah mengalami kerusakan cukup parah.

Dimas menyebutkan, longsor tersebut merusak ruang tamu dan kamar tidur milik seorang warga bernama Jumarliah. Kondisi rumah dinilai tidak aman untuk dihuni sementara waktu.

“Penghuni rumah saat ini sudah diungsikan ke rumah keluarganya demi keselamatan,” jelasnya.

Peristiwa longsor dan bencana lainnya dilaporkan terjadi pada Minggu malam (19/4) sekitar pukul 19.30 WIB, saat hujan deras melanda wilayah tersebut.

Meski menimbulkan kerusakan material, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam seluruh kejadian tersebut. Sementara itu, banjir yang sempat terjadi di beberapa titik dilaporkan hanya bersifat lintasan dan kini telah berangsur surut.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di wilayah rawan longsor dan banjir, mengingat potensi hujan deras masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

(NOVAL)