SUKABUMI – Kabar duka menyelimuti dunia pers Sukabumi. Wartawan senior yang juga anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi, Edhi Safe’i, meninggal dunia pada Kamis (30/4/2026) dini hari.
Almarhum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 01.00 WIB di kediamannya di Jalan Pemuda Tipar, Kota Sukabumi. Sosok yang akrab disapa Abah Edhi itu wafat dalam usia 90 tahun.
Kepergian Abah Edhi meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kalangan jurnalis di Sukabumi. Semasa hidup, ia dikenal sebagai salah satu wartawan senior yang telah mendedikasikan puluhan tahun hidupnya untuk dunia jurnalistik.
Dedikasi dan konsistensinya menjadikan Abah Edhi sebagai saksi sekaligus pelaku dalam perjalanan panjang perkembangan pers di Sukabumi Raya. Ia juga dikenal sebagai pribadi yang bersahaja, rendah hati, serta terbuka dalam membagikan pengalaman dan ilmu kepada generasi wartawan muda.
Bagi banyak jurnalis, Abah Edhi bukan sekadar senior, melainkan teladan. Ia dikenal teguh memegang kode etik jurnalistik serta tetap aktif menulis hingga usia senja.
Kabar wafatnya dengan cepat menyebar di kalangan wartawan. Ucapan belasungkawa dan doa pun mengalir dari berbagai pihak, mulai dari rekan sejawat hingga tokoh masyarakat.
Pelaksana Tugas Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Bah Anom, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhum.
“Innalillahi wainnailaihi roji’un. Kami keluarga besar PWI Kabupaten Sukabumi turut berduka cita sedalam-dalamnya,” ujarnya dalam keterangan resmi.
PWI Kabupaten Sukabumi turut mendoakan agar almarhum diampuni segala khilaf, diterima amal ibadahnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Jalan Pemuda Tipar, Kota Sukabumi, sebelum dimakamkan di TPU Rohmat, Jalan Otista, Kota Sukabumi.
Kepergian Abah Edhi menjadi kehilangan besar bagi dunia pers lokal. Namun, karya dan keteladanannya akan tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus jurnalisme di Sukabumi.
Selamat jalan, Abah Edhi. Al-Fatihah.
