Sukabumi – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sukabumi berpartisipasi dalam operasi terpadu pengawasan wilayah perairan selatan Kabupaten Sukabumi yang digelar untuk mengantisipasi potensi migran ilegal, penyelundupan, serta berbagai tindak kejahatan lintas negara yang memanfaatkan jalur laut.
Operasi tersebut melibatkan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi bersama unsur TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Darat, Polairud, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Narkotika Nasional (BNN), Kesbangpol Kabupaten Sukabumi, Karantina Kesehatan, Syahbandar, serta sejumlah instansi terkait lainnya. Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan terhadap aktivitas kapal-kapal yang beroperasi di wilayah perairan Palabuhanratu.
Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi, Torang Pardosi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi lintas instansi dalam memperkuat pengawasan di wilayah perairan.
“Operasi ini merupakan bentuk koordinasi antarinstansi. Masing-masing memiliki tugas dan kewenangan sendiri, sehingga pengawasan dilakukan secara terpadu,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap sebuah kapal perikanan yang mengangkut sekitar 30 anak buah kapal. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh awak kapal diketahui merupakan Warga Negara Indonesia asal Cilacap yang sedang melakukan aktivitas bongkar muatan di perairan Palabuhanratu.
Melalui keterlibatannya dalam operasi tersebut, Kesbangpol Kabupaten Sukabumi terus mendukung upaya penguatan koordinasi antarinstansi guna menjaga keamanan wilayah, mencegah potensi pelanggaran hukum di jalur laut, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di kawasan perairan selatan Kabupaten Sukabumi.
