Sukabumi – Kabupaten Sukabumi kembali mencatatkan kinerja positif di sektor ekonomi. Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi daerah mencapai Rp4,7 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp4,1 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, mengatakan capaian tersebut menjadi sinyal kuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Sukabumi.

“Capaian tahun 2025 ini melebihi target sebesar Rp562,7 miliar atau sekitar 13,56 persen. Jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai Rp4,06 triliun, maka laju investasi kita naik signifikan sebesar 15,83 persen,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sukabumi, total investasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp2,23 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp2,47 triliun.

Sektor industri barang dari kulit dan alas kaki menjadi primadona bagi investor asing dengan nilai investasi mencapai Rp929,6 miliar. Sementara itu, sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi mendominasi investasi domestik dengan kontribusi sebesar Rp909 miliar.

Menurut Dede, meningkatnya arus investasi memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor.

“Dengan banyaknya investasi yang masuk, maka penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Sukabumi juga akan semakin bertambah,” tuturnya.

Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan realisasi investasi sebesar Rp4,25 triliun. Untuk mencapai target tersebut, DPMPTSP menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya menggali potensi unggulan daerah, memperkuat promosi investasi, serta mendorong investasi berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha agar proses investasi berjalan lebih mudah, cepat, dan transparan.

“Kami akan terus memberikan pendampingan penuh bagi pelaku usaha yang membutuhkan informasi terkait rencana investasi di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Capaian tersebut diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya saing, serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.