RAGAM BAHASA-Kepala Desa (Kades) Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Sampurno (45), menjadi korban pengeroyokan disertai pembacokan oleh belasan orang tak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi saat korban berada di wilayah desanya. Meski mengalami sejumlah luka bacok, nyawa korban berhasil diselamatkan.

Akibat luka yang dideritanya, Sampurno sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haryoto Lumajang untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah menjalani pemeriksaan, korban diperbolehkan pulang karena luka yang dialami tidak tergolong parah, meski bagian tubuhnya masih dibalut perban.

Kapolsek Gucialit, AKP Budi Santoso, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan usai menerima laporan kejadian tersebut. Polisi juga telah meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi di lokasi kejadian.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait motif pengeroyokan tersebut. Saat ini, tim sudah diterjunkan untuk mengidentifikasi para pelaku yang diduga berjumlah lebih dari sepuluh orang,” kata AKP Budi Santoso, Jumat (17/4/2026).

Menurut Budi, korban mengalami luka bacok di bagian tangan dan punggung. Namun kondisinya kini sudah stabil setelah mendapatkan perawatan medis.

“Korban sempat dirawat di RSUD Haryoto. Alhamdulillah kondisinya sudah membaik dan sudah diperbolehkan pulang,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Gucialit, Rudi Hartono, menyayangkan kejadian tersebut dan berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku pengeroyokan.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Semoga pelaku segera tertangkap agar situasi di wilayah tetap kondusif,” kata Rudi.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.

(FIKRI)