RAGAM BAHASA– Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus pengeroyokan yang menyebabkan seorang pria berinisial DM (29) meninggal dunia setelah dilempar dari lantai dua sebuah tempat biliar di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Dalam penyelidikan, polisi menyebut korban memang sengaja dijatuhkan oleh para pelaku. Sebelum terjatuh, para pelaku lebih dulu memecahkan kaca gedung lantai dua dan melakukan pengeroyokan terhadap korban.
“Menurut keterangan pelaku yang sekaligus menjadi saksi, korban memang sengaja dijatuhkan oleh pelaku,” ujar Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan, Jumat (12/6/2026).
Polisi menduga aksi tersebut dipicu dendam. Para pelaku disebut tidak terima karena salah satu rekannya terlibat cekcok dengan korban hingga mengalami luka akibat dipiting.
“Motifnya karena balas dendam. Mereka tidak terima temannya diserang korban hingga mengalami luka,” kata Alexander.
Dalam kejadian tersebut, para pelaku melakukan pemukulan terhadap korban. Setelah itu, kaca gedung lantai dua dipecahkan sebelum korban didorong hingga jatuh ke bawah.
Polisi saat ini telah menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan, yakni NA, AE, dan MLS. Dua di antaranya masih berstatus anak di bawah umur.
Namun, ketiga pelaku yang diamankan belum termasuk orang yang diduga mendorong korban hingga terjatuh. Polisi masih memburu lima pelaku lainnya, termasuk pelaku utama dalam aksi tersebut.
“Dari delapan pelaku yang sudah kami identifikasi, tiga orang yang diamankan merupakan pelaku pengeroyokan. Mereka melakukan pemukulan, bukan yang mendorong korban dari lantai dua,” jelas Alexander.
Polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku lain dan mengumpulkan bukti tambahan untuk mengungkap secara lengkap peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan nyawa tersebut.
(NAUVAL)
